Profil Sekolah
Sekolah Luar Biasa Bina Harapan ( Slabina) terletak pada 6º. 51' 54” sampai dengan 7º 23' 6” lintang selatan dan diantara garis bujur timur 112° 4' 4” sampai dengan 112° 33'12” di tepi jalan raya Lamongan Babad dengan akses yang mudah, dekat dengan Puskesmas, Kantor Desa, Kecamatan, Pasar, Wisata Bahari Lamongan tentunya menjadi tujuan wisata bagi wisatawan luar dan dalam negeri. Berdiri pada tahun 2013 di Desa Paji Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan, merupakan sebuah satuan pendidikan penyelenggara pendidikan khusus dan terapy bagi autis, ADHD, Okupasi serta menyelengarakan pendidikan SDLB, SMPLB dan SMALB dengan 4 jenis hambatan yaitu tunanetra, tunarungu, tunagrahita, dan autis. dengan Tenaga pendidik dan kependidikan terdiri dari lulusan sarjana Pendidikan Khusus, dan sarjana mata pelajaran serta sarjana pendidikan vokasional.
Orang tua siswa memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan bagi anak-anak mereka. Guru, peserta didik, dan orang tua di sekolah berkolaborasi dan elaborasi menjadi unsur kekuatan bagi SLB Bina Harapan. selain itu juga memiliki sarana prasarana pendukung layanan proses pembelajaran yang memadai seperti ruang terapi, ruang pembelajaran, ruang vokasi, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang perpustakaan dilengkapi akses internet yang memadai dengan lingkungan belajar yang , nyaman, dan kondusif, juga merupakan faktor-faktor yang menjadi kekuatan. Sosio kultural masyarakat merupakan sebuah proses tentang menumbuhkan bagaimana cara hidup untuk menghormati, ketulusan,dan juga toleran terhadap keanekaragaman budaya yang hidup di tengah masyarakat desa paji. Kekuatan konteks sosiokultural daerah merujuk pada nilai-nilai, tradisi, budaya, dan kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat desa paji. Hal ini mencakup adat istiadat, seni, bahasa, agama, dan sistem pengetahuan yang menjadi ciri khas desa paji. Nilai dan kekuatan konteks sosio-kultural yang mungkin sejalan dengan pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD) dalam konteks masyarakat yang ada di desa paji. Adapun kekhasan daerah daan sosial budaya yang berkembang di desa paji adanya bersih desa, nyadran, maulid nabi, kegiatan tradisi tersebut diiringi kesenian hadroh dalam kegiatannya yang merupakan kekayaan budaya yang dimiliki masyarakat desa. Berbagai faktor pendukung tersebut menjadi kekuatan untuk menggali potensi peserta didik dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dan mengedepankan kearifan lokal.
Terwujudnya Peserta Didik Berkebutuhan Khusus Yang Beriman, Bertaqwa, Santun, Terampil, Mandiri Sesuai Dengan Profil Pelajar Pancasila
Managed By ABK Istimewa
@2022 - 2026